Jumat, 18 Februari 2011

Sebelum kita bahas lebih lanjut kita harus menyiapkan situs apa saja yang akan kita blokir atau kita cegah pengaksesannya, tentu kita harus tahu alamat situs tersebut. Perlu pembaca ketahui sebenarnya banyak cara untuk memblokir situs yang tidak kita inginkan di komputer kita sendiri. Salah satunya akan kita bahas dibawah ini.
Adapun langkah-langkahnya sebagai barikut:
Pertama-tama kita mesti menyalakan komputernya terlebih dahulu donk.. setelah komputer kita ready (siap kita gunakan) open My Computer Local Disk C. Lalu pilih Windows, system32 bukan twain_32 LHO.. ckckckck....!!
Kemudian cari Drivers lalu klik dua kali folder etc. Setelah etc nya terbuka, buka hosts dengan notepad atau klik kanan open with notepad (jika yang keluar adalah windows cannot open this file maka pilihlah select the program from a list) Open dech dengan notepad … kebuka dunk ..masa ketutup.hi hi hi.. Setelah di buka notepad itu dengan tulisan sebagai berikut :
# Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
#
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a ‘#’ symbol.
#
# For example:
#
# 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
# 38.25.63.10 x.acme.com # x client host

127.0.0.1 localhost

- Kemudian untuk menonaktifkan web/situs yang tidak diinginkan maka;
- Tulis dibawah 127.0.0.1 localhost dengan nama situs yang kalian ingin blog
contoh : 127.0.0.2 www.yangmaudiblog.com
- Kemudian save, ingatttttt bukan save as.
- Setelah semua proses yang Anda jalankan itu selesai secara otomatis situs yang anda masukkan itu telah di blogkir oleh sistem komputer Anda sendiri.

SILAHKAN DICOBA&GOOD LUCK.!! :-(

Optimalisasi Firefox Hingga 3x Lipat


Bagi Anda penghobi internet, tentu tidak asing dengan nama Firefox. Aplikasi browser besutan Mozilla Foundation ini begitu populer khususnya di kalangan pengguna open source. Namun pernahkah Anda frustasi saat berselancar dengan firefox tiba – tiba komputer Anda melambat atau bahkan ngadat? Contoh saat Anda menunggu login email di google mail (GMAIL), Anda mencoba membuka situs forum linux.or.id di tab baru. Namun tiba-tiba mouse Anda menjadi sulit digerakkan alias komputer melambat . Hal ini mungkin akan membuat Anda frustasi. Mengapa hal ini bisa terjadi? Salah satu penyebab utamanya adalah karena firefox itu sendiri. Meski populer rupanya Firefox bukanlah browser ringan. Browser ini tergolong tambun dan boros, karena menghabiskan resource komputer yang lumayan tinggi. Untuk pertama kali dijalankan saja browser ini (versi 2) menghabiskan paling sedikit 10 mega memori di Linux, dan 20 mega di Windows. Semakin banyak Anda membuka tab/web maka semakin besar memori yang dihabiskan dan semakin sibuk pula CPU Anda bekerja. Anda bisa mengeceknya via aplikasi semacam top dan free di console atau ksysguard di KDE. Dari sisi manajemen memori tampaknya browser ini masih kalah dibanding rivalnya Opera.

Namun Anda tidak perlu berkecil hati dan lekas-lekas memutuskan berpindah ke browser lain. Karena dengan sedikit tune up Anda bisa memperbaiki kinerja Firefox kesayangan. Silahkan ikuti langkah – langkah berikut..
Buka firefox. pada address ketikkan about:config jika muncul gambar peringatan seperti dibawah ini:
klik aja dibagian (I'll be careful, I promise). sehingga akan muncul gambar dibawah ini :


Setelah jendela about:config terbuka seperti gambar di atas, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
1.Batasi kapasitas cache memori
Setiap kali Anda membuka sebuah halaman web, Firefox otomatis akan menyimpannya dalam cache memori. Secara default Firefox menggunakannya sebesar jumlah maksimal RAM yang Anda miliki. Itulah mengapa semakin banyak Anda membuka web, memori komputer Anda semakin habis. Untuk membatasinya tambahkan opsi: browser.cache.memory.capacity. Caranya klik kanan, New > Integer. Ketik browser.cache.memory.capacity, enter, masukkan angka 2048. 2048 disini artinya gunakan cache memori maksimal hanya 2 Mega. Anda bisa coba–coba dengan angka yang lain, namun usahakan merupakan kelipatan dari 1024.
2.Batasi kapasitas cache history
Sama seperti cache memori, hanya bedanya peruntukan cache disini oleh Firefox lebih ditujukan untuk mempercepat loading halaman saat Anda menekan tombol back dan forward pada browser. Apabila Anda jarang memakai back dan forward, ada baiknya Anda set dengan nilai kecil guna menghemat memori. Pada filter ketikkan: browser.sessionhistory.max_total_viewers, ubah nilai -1 menjadi 3. Default -1 artinya gunakan semaksimal RAM yang ada. hmm.. nilai default dari Firefox benar-benar rakus bukan?
3. Batasi kapasitas cache disk
Secara default Mozilla menset ukuran cache disk sebesar 50 Mega. Tentunya ini pemborosan memori. Mensetnya menjadi 2 MB dapat memberikan performa yang positif khususnya bagi komputer dengan memori dibawah 128 MB dan harddisk model lama. Pada filter ketikkan: browser.cache.disk.capacity, ubah nilai 50000 menjadi 2000.
4. Batasi extension/add-ons
Semakin banyak add-ons yang Anda gunakan, semakin besar RAM yang dihabiskan. Disable add-ons yang kurang Anda gunakan. Untuk membandingkan performa memori yang digunakan saat menggunakan dan tanpa add-ons dapat dilakukan dengan mencoba menjalankan Firefox pada kondisi safe-mode. Caranya tutup dulu semua jendela browser firefox yang anda buka. Kemudian Pada Windows, klik Start, buka daftar All Programs,dan arahkan ke folder Mozilla Firefox. Dalam folder Mozilla Firefox,
pilih Mozilla Firefox (Safe Mode) Tahan tombol pilihan,saat Anda mulai Firefox.Go ke Terminal dan jalankan:. firefox-safe-mode Anda mungkin perlu menentukan path Firefox instalasi (misalnya / usr/lib/firefox-3.5).
Firefox akan memulai dengan dialog Firefox Safe Mode. ada pilihan yang muncul pastikan Anda beri tanda pada opsi: Disable all add-ons lalu klik "Make Changes and Restart" seperti gambar dibawah ini:

5. Disable Flash
Tahukah anda bahwa animasi flash yang di load saat Anda membuka web memakan resource RAM yang lumayan besar? Konsekuensinya adalah waktu loading menjadi lebih lambat dan berat. Bahkan pada plugin flash sebelum versi 9, resource RAM yang dipakai merupakan akumulasi dari jumlah flash yang dibuka sebelumnya. Gerah? (Lihat Gambar 01) Ada baiknya anda disable flash. Silahkan download dan install flashblock addon disini:
http://downloads.mozdev.org/flashblock/flashblock-1.5.5.xpi (untuk firefox > 1.5.5)
6. Disable download history
Sebaiknya anda nonaktifkan fitur history ini. Karena semakin banyak download history yang disimpan, maka akan menurunkan performa Firefox. Apalagi bila media penyimpannya pada media removeable seperti disket. Caranya mudah, pilih menu Tools > Options > Privacy. Pada opsi firefox will pilih "never remember history" terus klik clear your recent history terus klik ok. Seperti gambar dibawah:

7. Load yang perlu saja
Secara default Firefox tanpa kita sadari merusaha melakukan pre-download pada link halaman web yang mungkin akan kita klik. Hal ini meniru taktik Google yang mencache terlebih dahulu result pertama dari link pencarian yang dia temukan. Tentu cara ini hanya memboroskan bandwdith, dan performa CPU. Untuk menonaktifkan fitur ini ketik pada filter: network.prefetch-next, klik dua kali, agar nilainya menjadi false.
8. Download dan segera tampilkan.
Tips ini mungkin berguna buat yang tidak sabaran. Umumnya firefox akan menunggu beberapa saat setelah download untuk mulai menampilkan halaman yang dituju. Untuk memaksa Firefox agar segera menampilkan halaman web yang didownloadnya Anda bisa menset nilai: nglayout.initialpaint.delay menjadi 0. Apabila belum ada silahkan klik kanan, new > integer > nglayout.initialpaint.delay
Tips untuk menghemat memori lainnya adalah dengan mengaktifkan fitur config.trim_on_minimize. Hanya saja fitur ini hanya efektif pada lingkungan Windows. Caranya klik kanan, new > boolean, ketikkan config.trim_on_minimize. Set nilainya True. Dengan cara ini setiap kali Firefox di minimize, otomatis memori yang di pakai akan dilepas / dibebaskan, sehingga dapat dipakai untuk proses aplikasi lainnya.

SILAHKAN DICOBA DAN SEMOGA BERMANFAAT....

Membuat Virtual Memory Menggunakan Flash Disk

Persyaratan yang harus ada untuk mengaplikasikan tips ini adalah motherboard dan flashdisk harus sudah mendukung USB 2.0, jika masih menggunakan USB 1 maka hasil yang didapatkan kurang begitu kelihatan. Akan lebih maksimal lagi jika flashdisk yang anda gunakan sudah menggunakan fasilitas Ready Boost. Awalnya, Ready Boost merupakan fasilitas untuk Windows Vista, namun anda bisa melakukannya juga pada Windows XP (imitasi Ready Boost)

Adapun caranya adalah sebagai berikut:
Pasangkan flashdisk ke komputer
Klik kanan pada My Computer lalu pilih Properties
Klik tab Advanced, lalu klik tombol Settings pada kotak Performance
Pada jendela yang muncul, klik tab Advanced lalu klik tombol Change pada kotak Virtual memory
Pilih drive C, kemudian pilih No paging file. Jika sudah lanjutkan dengan mengklik tombol Set
Pilih drive 'flashdisk' anda (misalkan drive F), biasanya diberi nama Removable disk (jika anda belum memberi nama pada flashdisk tersebut). Setelah itu pilih System managed size dan dilanjutkan dengan mengklik tombol Set
Perhatikan pada kotak Total paging file size for All drives. Nilai Recommended nya jangan melebihi kapasitas flashdisk.
Jika memang lebih maka anda bisa memasukkan 'nilai total' dari kapasitas flashdisk. Caranya klik pilihan Custom Size lalu pada Initial Size dan Maximum Size diisi dengan nilai total dari kapasitas flashdisk. Anda harus menyisakan 5 - 6 Mb. Ini merupakan persyaratan dari Windows XP itu sendiri. Jika sudah, klik tombol Set
Klik OK lalu Restart komputer.

Silahkan di coba InsyaAllah berhasil.. Good Luck.!!